Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kamis, 09 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Timah Ajukan Penurunan Dividen
Ilustrasi
JAKARTA (EKSPOSnews): PT Timah Tbk (TINS) berniat mengajukan permohonan penurunan setoran dividen ke pemerintah dari 50 persen menjadi 30 persen dari laba bersih. Selain karena penurunan laba, perseroan juga membutuhkan dana untuk investasi.

“Penurunan deviden ini supaya Timah memiliki dana yang cukup untuk investasi,” ujar Direktur Utama Timah Wachid Usman,di Jakarta.

Wachid mengaku, perseroan membutuhkan banyak dana investasi tahun ini untuk menyelesaikan beberapa proyek, di antaranya menambah jumlah kapal keruk serta memperbaiki kapal yang sudah tua. Dalam empat tahun ke depan, Timah akan menambah kapal keruk sebanyak dua unit per tahun. “Rata-rata harga satu kapal keruk sekitar US$35-US$40 juta,” ujarnya.

Dia melanjutkan,perseroan juga akan memperbesar kapasitas pabrik tin solder dengan dana US$25 juta. Saat ini kapsitas pabrik yang dimiliki perseroan hanya mampu memproduksi 2.000 ton per tahun.

Sementara itu, terkait penurunan laba,Wachid menjelaskan, hal iti disebabkan harga timah yang melemah. Sepanjang tahun lalu, harga timah turun sekitar 35 persen.Untuk tahun ini,harga timah diharapkan stabil di kisaran US$18.400 per ton, atau naik dari tahun lalu US$13.000 per ton. Tahun lalu,Timah membagikan dividen senilai Rp700 miliar, atau 52 persen dari laba bersih 2007 yang sebesar Rp1,34 triliun. (ok)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb