- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Indonesia Tuan Rumah Perdamaian Dunia
JAKARTA (EKSPOSnews): Indonesia dipilih menjadi tuan rumah Festival Perdamaian Dunia atau Global Peace Festival (GPF) Asia Pacific 2010 pada 15-18 Oktober. Sebagai negara yang majemuk dalam suku, ras, agama, warna kulit tetapi dapat hidup damai, Indonesia dinilai tepat untuk menyelenggarakan GPF.
"Karena rakyat Indonesia hakikinya cinta damai, maka penunjukkan Indonesia sebagai tuan rumah, kami yakini adalah sangatlah tepat," ujar Ketua Pembina Global Peace Festival Indonesia Foundation, Musdah Mulia di Jakarta Rabu 8 September 2010. Penyelenggaraan GPF Asia Pacific 2010 di Indonesia merupakan hasil kerja sama GPF Foundation International, GPF Indonesia, dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta didukung ICRP, tokoh agama, perguruan tinggi, pemerintah, serta sejumlah LSM pro demokrasi dari berbagai negara. Dijelaskan Musdah, kegiatan yang terangkai dalam GPF antara lain konferensi Internasional (Global Peace Conference) akan mengikutsertakan tokoh agama dan kepercayaan yang akan diikuti sekitar 400 peserta dari dalam dan luar negeri. "Kami mengharapkan konferensi nanti dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama konkrit di lapangan. Kerjasama itu penting sebagai salah satu pilar dari GPF yang diyakini akan meningkatkan kesadaran bahwa kita sesungguhnya adalah satu keluarga walaupun latar belakang suku, ras dan agama berbeda," katanya. Global Peace Festival, mengusung pesan perdamaian bagi seluruh umat manusia. Dengan slogan ‘One Family Under God’, GPF kali ini mengambil tema ‘Unity in Diversity For Peace.’ Penekanan pada keluarga dikarenakan perdamaian dapat dimulai dan diwujudkan melalui lingkup terkecil, yaitu keluarga. Dengan perbedaan yang ada dalam keluarga namun harmoni tetap dapat terjaga merupakan titik tolak perdamaian bagi seluruh umat manusia yang tentu saja berazaskan Ketuhanan. GPF Asia Pasific 1, 2010, yang akan digelar di Gelora Bung Karno menghadirkan berbagai artis nasional dengan komposer oleh Dwiki Dharmawan. Pada kesempatan ini juga akan berlangsung performing art yang akan memecahkan rekor MURI. Perayaan ini rencananya akan dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, anggota kabinet Indonesia Bersatu II, duta besar beberapa negara sahabat, tokoh-tokoh nasional, petinggi NGO, berbagai organisasi kemasyarakatan, mahasiswa dan masyarakat umum. (vn)
BERITA TERKAIT:
|