Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Home  / Opini
Pemilukada di Humbahas Diduga Dengan Mudah Dimenangkan Maddin-Marganti
Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumut diduga dengan mudah dimenangkan pasangan Maddin Sihombing-Marganti Manullang karena tidak mendapat pesaing yang benar-benar tangguh dan membawa perubahan.

Setelah bakal calon (balon) Baginda Lumbangaol tidak maju, maka Maddin-Marganti praktis tidak mendapat pesaing tangguh dalam Pemilukada untuk memperebutkan Bupati Humbahas periode 2010-2015.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Humbahas sudah memastikan bahwa balon dari jalur independen (perseorangan) yang ikut bertarung pada Pemilukada Humbahas tidak ada. Oleh karena itu, figur yang bakal maju dipastikan usungan partai politik yang harus berkoalisi, karena tidak satu partai pun di daerah itu mampu mengusung calon sendiri.

Partai Golkar sudah mengumumkan balon yang diusung pada Pemilukada Humbahas adalah Maddin Sihombing-Marganti Manullang. Sedangkan pasangan Bazoka Siregar-Darwin Lumbangaol belum tahu memakai perahu mana. Demikian juga SP Simamora yang diperkirakan berpasangan dengan Lumbantoruan (mantan Ketua Bappeda Humbahas), bakal diusung partai kecil dan non kursi.

Melihat figur yang bakal maju dalam Pemilukada Humbahas, periode kali ini, praktis pasangan Maddin Sihombing-Marganti Manullang dengan mudah meraup suara mayoritas dalam satu putaran antar 60 persen-70 persen suara.

Coba Anda analisa Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) Kabupaten Humbahas dipastikan sebanyak 108.041 dari 168.383 jiwa jumlah penduduk daerah itu.

Dari DP4 tersebut, 11 kecamatan, masing masing pemilih dari Kecamatan Doloksanggul sebanyak 26.093, Kecamatan Pollung sebanyak 11.218, Kecamatan Sijamapolang 3.608, Kecamatan Onanganjang 8.217, Kecamatan Baktiraja sebanyak 4.707, Kecamatan Paranginan sebanyak 7.405, kecamatan Lintongnihuta 17.723, Kecamatan Pakkat sebanyak 15.728, Kecamatan Parlilitan sebanyak 8.146, dan Kecamatan Tarabintang sebanyak 5.197.

Jumlah pemilih Laki-laki sebanyak 54.048 dan perempuan sebanyak 53.993.

Ambil asumsi tingkat partisipasi pemilih di daera itu antara 60 persen sampai 70 persen dari jumlah pemilih.

Basis Maddin Sihombing-Marganti Manullang yang kuat adalah Kecamatan Lintongnihuta yang mencapai 17.723 pemilih, Baktiraja 4.707 pemilih, dan Kecamatan Peranginan 7.405 pemilih. Dari tiga kecamatan itu saja hampir 30.000 suara pemilih yang kemungkinan memilih Maddin-Marganti.

Lantas daerah yang juga dikuasai Maddin adalah Pakkat, Parlilitan, Tarabintang (Papatar), Saul Situmorang yang dijagokan Papatar tidak jadi maju karena pasangannya Baginda Lumbangaol tidak jadi mencalonkan diri diduga karena ada dua lagi marga Lumbangaol yang maju, yaitu Darwin Lumbangaol yang berpasangan dengan Bazoka Siregar.

Bazoka Siregar-Darwin Lubangaol, praktis tidak diperhitungkan karena tidak memiliki basis massa yang kuat. Kalau pun ada yang memilih, kemungkinan berasal dari Kecamatan Dolok Sanggul, Onan Ganjang, dan Sijamapolang. Demikian juga SP Simamora yang praktis hanya mendapatkan dukungan dari Kecamatan Dolok Sanggul dan Pollung tidak akan mampu memenangkan pertarungan tersebut. Kecuali, kalau SP Simamora memilih putra Papatar sebagai pasangannya.

Sejumlah tokoh Papatar di Medan yang dihubungi kemarin menyesalkan sikap Baginda Lumbangaol yang tidak jadi maju dalam Pemilukada kali ini. “Apa boleh buat, Papatar sudah tidak memiliki jago yang akan menantang Maddin-Marganti. Massa akan dibiarkan mengambang untuk memilih pasangan yang mana,” tutur M. Sihotang, seorang warga perantau berasal dari Kecamatan Parlilitan di Medan.

Dia melihat bahwa suara masyarakat Papatar bakal lari memilih Maddin-Marganti setelah Basa (Baginda-Saul) tidak jadi mencalonkan diri.

Hanya sebagian kecil yang akan memilih Bazoka Siregar-Darwin Lumbangaol. Apalagi memilih SP Simamora (bersama pasangannya), kemungkinan besar masyarakat Papatar ogah memilihnya karena selama ini masyarakat Papatar merasa dibodoh-bodohi masyarakat dari Kecamatan Dolok Sanggul.

Kemenangan Maddin Sihombing-Marganti Manullang pada periode lalu, sedikit banyak dipengaruhi  kondisi tersebut, karena selama ini pejabat yang duduk dari Dolok Sanggul di pemerintah kurang berjuang untuk membangun Papatar. Malahan ada kesan, Papatar tidak perlu dibangun agar Dolok Sanggul tetap hidup dan bertambah maju.

Kondisi seperti itu, sudah lama melekat dalam diri kebanyakan putra Papatar, sehingga sulit bagi SP Simamora meraih suara signifikan dari Papatar.

SKCK

Hingga 1 Maret 2010, 5 bakal calon (Balon) Bupati dan wakil Bupati Humbahas sudah mengambil rekomendasi pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).  Hal tersebut dibenarkan Kapolres Humbahas AKBP Sopyan Hadi .

Hadi mengatakan bahwa yang mengambil rekomendasi pengurusan SKCK adalah Maddin Sihombing, Marganti Manulang, S.P Simamora, Bazoka Siregar, dan Darwin Lumbangaol.

"Rekomendasi ini sebagai syarat dasar pengurusan SKCK dari Polda Sumut, sebab yang mengetahui ada tidaknya catatan kriminal dari  kandidat  balon adalah Polres Humbahas," katanya.

Untuk pengamanan Pemilukada 9 Juni 2010 nanti, kata dia, Polres Humbahas akan mengarahkan semua kekuatan. Dengan penempatan 250 personil ditambah dengan BKO Polda dan Polres tetangga.

"Dengan 333 TPS yang ada di Humbahas, maka tetap dilakukan pola pengamanan dengan lebih dulu melakukan identifikasi wilayah dengan kategori aman, rawan I, dan rawan II," Tandas kapolres

Dia menjelaskan, yang dimaksud dengan TPS rawan adalah daerah dengan jarak tempuh ke Mapolres cukup jauh, dan TPS aman yang dekat dengan Polres, atau biasanya di daerah perkotaan.

"Jelas pemetaannya sudah ada, tinggal bagaimana nanti menyesaikan dengan jumlah personil yang ada dengan jumlah TPS," katanya.

Dalam pengamanan Pemilukada nanti, kata dia BKO Polda dan TNI AD Kodim 0210/TU akan dilibatkan nanti, namun hingga sekarang BKO Polda dan TNI belum ada jumlah yang pasti. "Namun persiapan ke sana sudah kita laksanakan kerjasama dengan pihak penyelenggara Pemilukad," paparnya. (erwin)

Share |
ai aha do tahe ketua Bappeda, LSM doi? na hami boto Kepala Bappeda do nian...ck..ck...

Jabatan Parlaungan Lumbantoruan bukan Bappeda, tp PMD, holan na marsalahan...ai boa do akurasi ni jurnalis muna on bo?

lae jolo takkas majolo sungkun hamu marga ni akka calon i asa surat hamu, holan margana pe dang dibotohamu, boha ma iba lao percaya tu barita munaon, ai naung sadia do dibayar hamu

lae jolo takkas majolo sungkun hamu marga ni akka calon i asa surat hamu, holan margana pe dang dibotohamu, boha ma iba lao percaya tu barita munaon, ai naung sadia do dibayar hamu

Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb