Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Senin, 06 Februari 2012
Follow: 
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Frost&Sullivan Awards 2011
SPBU Hangus Terbakar di Rantauprapat
Ruwatan Kemerdekaan di Jembatan Merah
Aksi FAM Unair: Usut Tuntas Kasus Korupsi
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Soal Lapindo
Aksi Peringatan Harkitnas FAM Unair dengan Memanjat Patung Gubernur Suryo
Doa Bersama FAM Unair di  Makam WR Supratman
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Tolak Skema Baru Biaya SP3 Unair
Polisi Razia Tempat Hiburan Medan
Pariwisata Lombok di Mata Tunisia
LOMBOK (EKSPOSnews): Sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat, tidak hanya diminati Dubai, Tunisia kini juga mulai melirik sektor wisata di wilayah ini. Tunisia kini tengah menjajaki kerjasama di bidang ini.

Minat Tunisia disampaikan duta besarnya, Faysal Goia, yang datang ke Lombok saat acara adat 'bau nyale'. Acara ini digelar di Pantai Kuta Lombok Tengah, NTB.

Rencana kerjasama itu sudah dibicarakan dalam pertemuan Goia dengan Gubernur NTB Zainul Majdi, Jumat (5/3).

"Pertemuan dilakukan malam ini sambil membuka acara adat bau nyale," kata Kepala Bagian Humas Setda NTB Lalu Muahammad Faozal.

Selain bertemu Gubernur NTB, Goia  juga akan mengunjungi berbagai tempat wisata di Lombok seperti Senggigi, Desa Adat Sade dan kerajinan tangan Gerabah di Lombok Barat. Dia juga menyempatkan diri berkunjung ke SMP 2 Mataram.

Upacara adat 'bau nyale' di Lombok Tengah merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setahun sekali. Acara puncak bau nyale tahun ini dipusatkan di Pantai Seger Kuta Lombok Tengah. Ribuan warga Lombok sudah memadati lokasi sejak tiga hari lalu.

Oleh masyarakat Lombok, Nyale dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika yang menceburkan diri ke laut. Nyale tersebut berbentuk cacing yang keluar dari batu karang. Nyale tersebut biasa muncul pada tanggal 20 bulan 10 penanggalan sasak. Nyale tersebut biasanya keluar sekitar pukul 03.00 dinihari dan hilang menjelang terbit fajar. Upacara bau nyale ini juga menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. (vn)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb