Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Senin, 06 Februari 2012
Follow: 
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Frost&Sullivan Awards 2011
SPBU Hangus Terbakar di Rantauprapat
Ruwatan Kemerdekaan di Jembatan Merah
Aksi FAM Unair: Usut Tuntas Kasus Korupsi
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Soal Lapindo
Aksi Peringatan Harkitnas FAM Unair dengan Memanjat Patung Gubernur Suryo
Doa Bersama FAM Unair di  Makam WR Supratman
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Tolak Skema Baru Biaya SP3 Unair
Polisi Razia Tempat Hiburan Medan
Home  / Ragam
Jalan Provsu Minta Dialihkan Jadi Jalan Kabupaten
RANTAUPRAPAT(EKSPOSnews): Infrastruktur jalan darat di Kampung Dalam-Janji Manahan Kawat sepanjang lebih kurang 24 kilometer diminta agar dialihkan menjadi jalan Kabupaten Labuhanbatu. Selain, agar lebih mudah melakukan perawatan dan peningkatan mutu jalan, juga untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Labuhanbatu.

Mantan anggota DPRD Labuhanbatu M Husni Thamrin Hasibuan menyatakan itu kepada wartawan, Jumat (28/1) di Rantauprapat.

“Sejak diaspal pada 1998, ruas jalan Kampung Dalam (Kecamatan Rantau Selatan)-Janji Manahan (Kecamatan Bilah Hulu) itu, baru pada 2008 di aspal kembali oleh Pemprovsu setelah kondisinya rusak parah. Pengaspalan itu pun hanya sepanjang 3 kilometer,” ujarnya.

Dengan pengaspalan yang proporsinya tidak memadai itu, katanya, dampak pengaspalan kurang dirasakan masyarakat khususnya pengendara karena masih banyak bagian badan jalan yang rusak berat. Pada 2009, ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Sungai Kanan dan Sipiongot, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) itu diaspal kembali sepanjang satu kilometer.

“Tetapi masih ada sekitar 12 kilometer lagi yang perlu untuk segera diaspal pihak Pemprovsu agar ruas jalan tersebut dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar khususnya pengguna jalan,” ucap Husni Thamrin.

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Muhsiniin Janji Manahan Kawat itu menegaskan, idealnya pengaspalan yang dilakukan Pemprovsu setiap tahunnya sepanjang 4 kilometer. Sehingga seluruh ruas jalan tersebut sempurna dirasakan masyarakat. Lagi pula, dikuatirkan pengaspalan yang dilakukan secara sepotong-sepotong alias tambal sulam itu, membuat bagian yang satu baru diaspal, tetapi di bagian lain sudah rusak kembali.

 “Untuk mempercepat pengaspalan ruas jalan tersebut, sebaiknya ruas jalan itu dialihkan menjadi jalan kabupaten. Apalagi setelah pemekaran menjadi tiga kabupaten, Labura, Labusel dan Labuhanbatu, porsi jalan Kab Labuhanbatu tinggal sedikit. Apabila telah menjadi jalan kabupaten, diyakini Pemkab Labuhanbatu akan cepat menyelesaikan pengaspalan ruas jalan tersebu,” paparnya.

Pemkab Labuhanbatu perlu mengupayakan pengalihan ruas jalan itu menjadi jalan kabupaten, sebab dinilai dapat memberikan kontribusi positif berupa peningkatan perekonomian Labuhanbatu. Sebab, selama ini masyarakat dari Sipiongot, Tapsel dan dari Sungai Kanan, Labusel melakukan aktivitas ekonomi dari dan kedua kabupaten tersebut ke Sigambal dan Rantauprapat, kabupaten Labuhanbatu.

“Masyarakat dari Sipiongot, Tapsel dan Sungai Kanan, Labusel yang berbatasan dengan Labuhanbatu melakukan aktivitas belanja, menabung, menjual hasil pertanian dan perkebunannya ke Sigambal dan Rantauprapat,” urainya.

Dia menandaskan, jika ruas jalan tersebut sempurna pengaspalan seluruhnya, tentu saja warga di kedua kabupaten itu semakin bergairah beraktivitas apa saja ke Labuhanbatu yang pada akhirnya akan semakin menguntungkan Labuhanbatu itu sendiri.(fajar)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb