- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
40 persen Biro Perjalanan Tidak Aktif
AMBON (EKSPOSnews): Ketua Asita Maluku, Tonny Tomasoa mengatakan 40 persen biro perjalanan di Kota Ambon saat ini tidak aktif.
"Seluruhnya ada 30 biro perjalanan tetapi yang aktif hanya 21," katanya di Ambon, Jumat 13 Agustus 2010. Ia juga mengungkapkan, dari 21 biro yang aktif tersebut hanya 4-5 yang mendapat keuntungan cukup baik. "Ini disebabkan banyak biro perjalanan hanya bergerak di bidang penjualan tiket dan tidak mengembangkan upaya kerjasama dengna pengusaha biro perjalanan di luar daerah atau bahkan yang di luar negeri. "Bagaimana mereka bisa kembangkan Biro Perjalanan kalau pendapatan hanya pas - pasan saja, sebab keuntungan yang didapat selama ini hanya dari penjualan tiket yang hampir merata di semua Biro perjalanan yang ada di Ambon,"ujarnya. Menurut Tomasoa, biro perjalanan bisa dikatakan mapan jika bisa membayar seluruh keperluan kantor mulai dari gaji karyawan, air hingga sambungan listrik. "Saya sendiri sebagai Pimpinan PT.Daya Patal sebelumnya hanya melayani penjualan tiket, tetapi sekarang ada kerjasama dengan para pengusaha biro perjalanan di luar negeri," katanya. Ia mengungkapkan, sekarang ini Daya Patal sedang mengupayakan kerjasama dengan para pengusaha di luar negeri, antara lain Belgia dan Belanda, untuk bisa menarik wisatawan manca negara berkunjung ke Maluku. "Sudah mulai jalan, meskipun jumlah wisatawan yang masuk dari dua negara itu belum sebanyak seperti sebelum konflik horisontal melanda Maluku," katanya. "Dulu, dalam sehari bisa ada tiga sampai empat grup wisatawan manca negara masuk Maluku. Tetapi sekarang kita masih tergantung pesanan. Kalau ada order baru kita bergerak, padahal fasilitas hotel di Ambon sudah sangat memadai," tambahnya. (ant)
BERITA TERKAIT:
|