- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Gubsu Lantik Pj Wali Kota Tebing Tinggi dan Pj Bupati Labusel
MEDAN (EKSPOSnews): Gubsu Syamsul Arifin mengingatkan penjabat kepala daerah harus benar-benar mampu mengawal jajaran birokrat terutama pegawai negeri sipil (PNS) setempat bersikap netral pada Pemilukada sekaligus mampu mempertahankan stabilitas dan kondusivitas daerah.
“Kondusivitas dan stabilitas daerah merupakan prasyarat utama bagi terselenggaranya pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pemilukada,” tegas Gubsu saat melantik Penjabat (Pj) Wali Kota Tebing Tinggi Eddy Syofian dan Bupati Labuhanbatu Selatan Abdul Rajab Pasaribu, Senin 30 Agustus 2010 di Aula Martabe Kantor Gubsu. Gubsu juga menegaskan, agar kedua pejabat yang dilantik menjaga stabilitas dan jangan berpihak pada Pemilukada mendatang. Kepada kedua Penjabat yang dilantik meminta agar melaksanakan tugas sesuai peraturan da perundang-ungangan yang berlaku. Pemerintahan tidak bisa stagnan dan birokrasi pemerintahan harus tetap jalan. “Jaga stabilitas dan jangan berpihak pada Pemilukada mendatang. Laksanakan tugas sesuai peraturan dan perundang-undangan,” tegas Gubsu. Acara pelantikan ini juga dihadiri unsur Muspida Sumut seperti Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno, Pangkosek Hanudnas Laksma TNI Chairuddin Ray, Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Bupati Deliserdang Amri Tambunan, Bupati Sergai T Erry Nuradi, Wali Kota Binjai Idaham, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, mantan Wali Kota Tebing Tinggi Amiruddin Lubis dan Rohani Darus, mantan Wali Kota Medan Bachtiar Djafar dan Afifuddin Lubis mantan Sekdaprovsu Muhyan Tambuse. Usai pelantikan dilakukan serahterima jabatan dari Wali Kota Tebingtingi masa bakti 2005 – 2010 Hafidz Hasibuan kepada Eddy Syofian. Sejumlah tokoh juga tampak hadir diantaranya Ketua Muhammadiyah Sumut Dailal Ahmad, Ketua PW NU Sumut Ashari Tambunan, Ketua Al Wahliyah Nizar Syarief, Ketua MUI Sumut Abdullah Syah, Ketua MUI Medan M Hatta. Ketua FKUB Sumut Maratua Simanjuntak, Siti Mariam Rizal Nurdin dan lainnya. Gubsu pada acara yang sempat terganggu dengan padamnya aliran listrik sebanyak tiga kali ini mengemukakan ada kecenderungan yang menunjukkan bahwa pengajuan terhadap perselisihan hasil Pemilukada ke MK berbanding lurus dengan permasalahan Pemilukada. Melihat permasalahan yang diajukan ke MK maka sesungguhnya perlu kita eveluasi efektivitas pelaksanaan pengawasan Pemilukada karena sesungguhnya permasalahan jika bisa diselesaikan di tingkat pengawas tetapi harus diputus di MK. Padahal jika putusan MK menganulir hasil pemilukada maka akan dapat memberi dampak yang sangat besar. Usai pelantikan, mantan Sekdaprovsu Muhyan Tambuse dan Bupati Deliserdang Amri Tambunan yang mantan Kepala Biro Humas Pemprovsu dan sempat menjadi atasan Eddy Syofian menilai pilihan Gubsu terhadap Pj Wali Kota Tebing Tinggi ini sangat tepat dan mereka optimis Eddy Syofian mampu memberikan pencerahan di kota lemang tersebut. Menurut Muhyan Tambuse setidaknya terdapat tiga keunggulan Eddy Syofian dalam berkiprah di birokrati yakni cerdas, loyal dan hormat kepada senior serta mampu menjalin networking atau komunikasi dengan berbagai pihak. Muhyan Tambuse optimis kepemimpinan Eddy Syofian di Tebingtinggi akan mampu mengakomodir segala potensi secara arif dan bijaksana. Bupati Deliserdang Amri Tambunan juga menilai keberadaan Eddy Syofian mengandung banyak harapan bagi masyarakat setempat. Kemampuan dan kinerjanya selama ini menurut atasannya yakni Gubsu mengandung sejumlah harapan untukm memimpin Tebingtinggi, sementara posisinya sebagai putra daerah bagi masyarakat setempat mengandung harapan besar pula. Oleh sebab itu, Eddy Syofian mengembang harapan besar dari pihak atasan maupun dari masyarakat setempat. Eddy Syofian yang dipercaya memimpin Tebingtinggi hingga terpilihnya wali kota definitif merupakan putra asli kota tersebut kelahiran 9 April 1964. Pada saat dilantik Gubsu untuk menduduki jabatan eselon II/A pada Badan Infokom Provsu pada 1 Mei 2006 beliau merupakan pejabat termuda eselon II/A saat itu di jajaran Pemprovsu. Sekitar 20 tahun perjalanan Eddy yang jarang memakai marga Purba di belakang nama, kariernya sepenuh berhubungan dengan komunikasi selaku jurubicara dan mendampingi empat Gubernur Sumut masing-masing Raja Inal Siregar, T Rizal Nurdin, Rudolf M Pardede hingga Syamsul Arifin. Putra daerah Tebingtinggi ini sejak SD hingga SMA ditempuhnya di kota kelahirannya tersebut sebelum melanjutkan pendidikan ke Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) USU dan pasca sarjananya diperoleh di Universitas Medan Area (UMA). Mantan Ketua OSIS SMA Negeri I Tebingtinggi ini mengawali karier selaku staf administrasi di Asisten IV Pemprovsu yang saat itu dijabat Amiruddin Lubis yang mantan Walikota Tebingtinggi legendaris dua periode. Sementara itu Abd Rojab Pasaribu yang saat ini menjabat Sekda Labusel kelahiran Sibolga tanggal 12 Agustus 1959 merupakan alumni Fakultas Tarbiyah IAIN Sumut dan pascasarjana magister manajemen dari UISU. Beliau memulai kariernya selaku Kasubbag Penelaah Assisten Kesra Pemprovsu tahun 1987 dan pernah menjabat beberapa posisi strategis antara lain Kepala Bappeda Mandailing Natal, Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal, Kepala Bapedalda Mandailing Natal, Assisten II Ekbang Mandailing Natal, dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang. (rel)
BERITA TERKAIT:
|