- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pemkab Labuhanbatu Bayar Proyek yang Tidak Masuk Anggaran
RANTAUPRAPAT (EKSPOSnews): Pemkab Labuhanbatu, Sumut melakukan pembayaran terhadap proyek peningkatan Jalan Sei Rakyat–Labuhan Bilik–Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir senilai Rp20 miliar yang diselesaikan rekanan tahun 2009. Padahal, penampungan anggaran pembayaran tidak tercantum dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2010.
Sumber di lingkungan Pemkab Labuhanbatu, persoalan pembayaran proyek bersumber dari dana stimulus merupakan kesalahan fatal karena belum dicatatkan dalam APBD tahun 2010. "Kalau diungkap penegak hukum bisa kena jerat, karena pekerjaan sampai saat ini belum dicatatkan di APBD, tetapi dilakukan pembayaran proyek. Lagi pula proyeknya diselesaikan tahun 2009 lalu," kata sumber yang layak dipercaya itu. Dia menyebutkan, untuk menutupi masalah agar tidak menimbulkan persoalan, Pemkab Labuhanbatu merencanakan untuk memasukkan proyek di P-APBD tahun 2010 menjadi proyek lanjutan. Pemkab Labuhanbatu tahun 2009 memperoleh dana stimulus sebesar Rp45 miliar untuk pembangunan Jalan Sei Rakyat–Labuhan Bilik–Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir. Namun, dana Rp45 miliar dipecah menjadi 23 paket proyek yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Labuhanbatu, termasuk proyek peningkatan Jalan Sei Rakyat–Labuhanbilik–Sei Berombang senilai Rp20 miliar. Selanjutnya, karena waktu pengerjaan sudah mulai berakhir pada Desember 2009 lalu, maka dibuat alasan agar pencairan dana hingga 100 persen dapat terlaksana. Kadis PU Bina Marga Labuhanbatu, M Syafrin dalam satu kesempatan mengaku proyek peningkatan Jalan Sei Rakyat–Labuhanbilik–Sei Berombang masuk dalam anggaran di akhir tahun 2009, namun karena waktu sudah berakhir maka pihaknya mengusulkan supaya dimasukkan di P-APBD tahun 2010. Sekdakab Labuhanbatu, Hasban Ritonga ketika dikonfirmasi mengatakan, proyek itu merupakan proyek anggaran tahun 2009, tetapi diselesaikan tahun 2010 karena tertunda akibat adanya banjir. (ma)
BERITA TERKAIT:
|