Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Senin, 06 Februari 2012
Follow: 
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Frost&Sullivan Awards 2011
SPBU Hangus Terbakar di Rantauprapat
Ruwatan Kemerdekaan di Jembatan Merah
Aksi FAM Unair: Usut Tuntas Kasus Korupsi
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Soal Lapindo
Aksi Peringatan Harkitnas FAM Unair dengan Memanjat Patung Gubernur Suryo
Doa Bersama FAM Unair di  Makam WR Supratman
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Tolak Skema Baru Biaya SP3 Unair
Polisi Razia Tempat Hiburan Medan
BNPB Siapkan Rp115 M Bangun Rumah Tahan Gempa
Ilustrasi
PADANG(EKSPOSnews): Badan Nasional Penanggulangan Bencan (BNPB) telah menyiapan uang sebanyak Rp115,18 miliar untuk membangun rumah yang mengalami rusak berat di  tujuh kabupaten/kota di Sumatera Barat akibat gempa pada 30 September 2009.

Menurut Koordinator Tim Pendukung Teknis Rehabilitasi-Rekonstruksi Gempa Sumatera Barat, Sugimin Pranoto, rumah yang akan dibangun tersebut berjumlah 7.636 dengan kategori rumah yang rusak berat dan sedang itu akan dibangun pada bulan Maret mendatang.

“Dana tersebut dibagi kedalam 7 kota yaitu Kabupaten Padangpariaman mendapat jatah 2.885 unit,  Kota Padang 1.719, Pasaman Barat 1.737, Kabupaten Agam 455, Kota Pariaman 376, Kabupaten Pesisir Selatan 264, dan Kabupaten Solok 64,” katanya usai pertemuan Seminar on Disaster yang diselenggarakan ACT (Aksi Cepat Tanggap) di RRI Padang, Selasa (3/2).

Rencananya pekan depan BNPB akan melakukan sosialisasi di kota dan kabupaten yang melibatkan lurah dan camat serta wali nagari untuk menjelaskan prosedur memberikan bantuan dan pembangunan akan dilakukan melalui kelompok masyarakat (Pokmas).

“Setiap Pokmas akan merancang pembangunan rumah dengan didampingi tiga teknisi provinsi, petugas dari kelurahan, petugas keamanan dan ketertiban dari pemda. Rancangan rumah yang akan dibangun harus tahan gempa sesuai yang ditunjukkan para ahli yaitu bapak DR Teddy Boen, dan untuk rumah rusak berat akan mendapat jatah Rp15 juta dan rusak sedang Rp10 juta,” tandasnya.(ok)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb