- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Tingkat Hunian Hotel di Bali Rata-rata 53 persen
Salah satu hotel di Bali
DENPASAR (EKSPOSnews): Tingkat hunian hotel berbintang di Bali rata-rata 53,21 persen selama bulan Januari 2010, menurun 6,45 persen dibanding bulan Desember 2009 yang mencapai 59,66 persen.
"Okupansi hotel tersebut erat kaitannya dengan kunjungan wisatawan mancanegara mapun wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia ke Bali," kata Kepla Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Ida Komang Wisnu di Denpasar, Selasa (9/3). Dia mengatakan, Bali menerima kunjungan 179.273 wisatawan mancanegara pada bulan Januari 2010, menurun 19,44 persen dibanding bulan Desember 2009 yang mencapai 222.546 orang. Tingkat isian hotel berbinang di Bali paling tinggi adalah hotel-hotel di wilayah Kabupaten Badung mencapai rata-rata 55,31 persen dan terendah di Kabupaten Buleleng hanya 33 persen. Sementara tingkat hunian hotel berbintang di wilayah Kabupaten Tabanan rata-rata 47,68 persen, Gianyar 42,37 persen, Karangasem 34,09 persen dan Kota Denpasar 52,35 persen. Ia menambahkan, menurut klasifikasi hotel, hotel berbintang tiga persentase huniannya paling tinggi, yakni mencapai 59,22 persen dan terendah pada hoel berbintang satu hanya 36,50 persen. Sementara, hotel berbintang dua tingkat huniannya rata-rata 53,15 persen, hotel bintang empat huniannya rata-rata 48,33 persen dan bintang lima rata-tata 52,49 pesen. Wisman maupun masyarakat Indonesia yang berliburan ke Bali memanfaatkan fasilitas hotel berbintang rata-rata selama 3,61 hari. Kondisi itu naik 0,28 hari dibanding rata-rata menginap wisatawan pada bulan Desember 2009 tercatat rata-rata 3,33 hari. Peningkatan terjadi di seluruh kelas hotel, hotel berbintang satu meningkat 1,34 persen, bintang dua 0,81 persen, bintang tiga 0,01 persen, bintang empat 0,77 persen dan bintang lima 0,06 persen. Sementara tingkat penghunian kamar nonbintang rata-rata hanya 31,98 persen, tertinggi terjadi di wilayah Kabupaten Badung 43,83 persen dan terendah di Kabupaten Karangasem hanya 15,74 persen, ujar Ida Komang Wisnu. (ant)
BERITA TERKAIT:
|