Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Senin, 06 Februari 2012
Follow: 
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Frost&Sullivan Awards 2011
SPBU Hangus Terbakar di Rantauprapat
Ruwatan Kemerdekaan di Jembatan Merah
Aksi FAM Unair: Usut Tuntas Kasus Korupsi
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Soal Lapindo
Aksi Peringatan Harkitnas FAM Unair dengan Memanjat Patung Gubernur Suryo
Doa Bersama FAM Unair di  Makam WR Supratman
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Tolak Skema Baru Biaya SP3 Unair
Polisi Razia Tempat Hiburan Medan
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Rampung 2010
MAKASSAR (EKSPOSnews): Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTS) di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditargetkan rampung 2010 untuk mengatasi kendala krisis daya listrik di Sulsel.

"Sampah di Kota Makassar dan sekitarnya mencapai 3.100 meter kubik per hari merupakan potensi PLTS untuk mengatasi krisis daya listrik di daerah ini," kata Kepala Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel Sukarniati Kondolele di Makassar.

Menurut dia, sebanyak sepuluh proyek yang menjadi prioritas Pemprov Sulsel dan salah satu diantaranya yakni PLTS yang ditargetkan rampung pada 2010.

Dia mengatakan, sampah yang cukup berlimpah setiap hari itu memanfaatkan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) sekitar 14,5 hektare (ha) di Kawasan Antang, Makassar. Sedang untuk pengembangan TPA Terpadu akan berada di lokasi Makassar, Sungguminasa (Gowa), Maros dan Takalar (Maminasata).

"Proyek tersebut dikembangkan dengan pihak ketiga. Selain proyek tersebut menjadi prioritas Pemprov, proyek jaringan kereta api jalur Makassar - Parepare diharapkan bisa terlaksana 2011," katanya.

Jaringan KA tersebut sepanjang 155 kilometer (Km) dan kini sedang dilakukan "visibility study" (studi kelayakan) dengan anggaran sekitar Rp6 miliar. Proyek tersebut sudah memiliki calon investor dari Korea dan China.

Sedang untuk proyek pembibitan dan penggemukan sapi terpadu, lanjut Sukarniati, kini terdapat tersedia lahan sekitar 3.500 ha di Kabupaten Takalar, Gowa dan daerah lainnya di Sulsel dalam menyukseskan target satu juta ekor sapi pada 2013.

"Sapi merupakan salah satu dari enam komoditas unggulan Sulsel yang diharapkan 2013 dapat mencapai satu juta ekor dari jumlah populasi 2009 yang baru mencapai 698 ribu ekor," katanya.

Lima komoditas unggulan lainnya adalah beras, jagung, rumput laut, kakao dan udang. Khusus komoditas beras pada 2009 produksinya mencapai 4,4 juta ton dan pada 2013 ditargetkan mencapai 5,25 juta ton.(ant)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb