Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Warga Siantar Protes Pembangunan Perumahan Griya Singa Mas
Jansen
Warga Siantar protes
PEMATANGSIANTAR (EKSPOSnews) : Sekitar puluhan warga di Jalan Kabu-Kabu Kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara, Rabu 1 September 2010 mendatangi lokasi pembangunan perumahan milik PT Griya Singa Mas.

Kedatangan para warga ini untuk menyampaikan protes terkait pembangunan yang telah berjalan sekitar dua bulan. Pasalnya, pembangunan tembok penahan sepanjang lima meter persisnya di Jalan Kabu-Kabu telah menyebabkan badan jalan semakin sempit. Selain itu, sejak dilakukannya pengerasan tanah dengan mesin menyebabkan kebisingan serta rumah sebagian warga mengalami retak-retak, termasuk tembok penahan yang telah dibangun sebelumnya.

Salah seorang warga Efendi Sihotang mengatakan sudah dua kali pihaknya menyurati kelurahan, Kecamatan Siantar Utara, wali kota, DPRD, dan Badan Pertahanan Nasional (BPN) sebagai bentuk protes dan penolakan atas rencana pembangunan tersebut.

Hanya saja, tidak mendapat tanggapan, kecuali dari pihak Kelurahan Kahean dengan melakukan pertemuan, antara warga yang protes dan pengusaha perumahan Griya Singa Mas. Dia menambahkan, ada dugaan jika pembangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan mendesak pemerintah terkait untuk tidak mengeluarkan izinnya. Menurutnya, ini terbukti tidak ada dipasang plank IMB di lokasi pembangunan.

“Kami warga merasa keberatan dan meminta proyek itu dihentikan, karena menimbulkan ketidaknyamanan,” ujarnya.

Sementara itu, pengawas PT Griya Singa Mas yang berkantor di Serbelawan, Kabupaten Simalungun, Sumut, Erdi Siahaan mengaku jika sudah ada IMB dikeluarkan Badan Pelayanan Izin Terpadu (BPIT), namun advis planingnya belum ada dan menunggu dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pematangsiantar.

Erdi Siahaan yang juga warga setempat, membenarkan selama penimbunan dan pengerasan tanah di lokasi tembok penahan, alat berat mengeluarkan suara bising.

Namun kebisingan itu hanya bersifat sementara dan masih sebatas wajar. Sedangkan rumah retak karena getaran alat berat, menurutnya, hal itu tidak masuk akal. Sedangkan penyempitan jalan, menurut Erdi, pengusaha membangun perumahan sesuai ukuran yang tertera dalam surat tanah yang dimiliki pengusaha.

“Terkait keluhan warga akan tetap ditanggapi perusahaan,” paparnya.

Ditempat terpisah, Kabid Tata Ruang Dinas PU Kota Pematangsiantar, Daniel Surbakti mengatakan, BPIT tidak ada meminta advis planning untuk pembangunan perumahan Griya Singa Mas. Dikatakannya, pihaknya malah sudah surati pihak Griya Singa Mas, supaya mengurus advis planingnya. (jansen)



Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb