- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Pelantikan Wali Kota Siantar Dipersiapkan 15 September
MEDAN (EKSPOSnews): Pemerintah Provinsi Sumatra Utara dan unsur muspida Kota Pematang Siantar menjadwalkan pelantikan wali kota dan wakil wali kota terpilih periode 2010-2015 pada 15 September 2010.
"Dijadwalkan pelatikan pukul 15.00 WIB," kata Asisten Pemerintahan Pemprov Sumut Hasiholan Silaen usai rapat koordinasi dengan unsur muspida Kota Pematang Siantar di Medan, Selasa 7 September 2010. Silaen mengatakan, penetapan jadwal pelantikan pada 15 September pada pukul 15.00 WIB itu merupakan kesepakatan atara Pemprov Sumut dengan unsur muspida Kota Pematang Siantar. Sedangkan pada pagi harinya, Gubernur Sumut Syamsul Arifin akan melantik pasangan bupati Samosir terpilih Mangindar Simbolon dan pasangannya Mangadap Sinaga. Namun Silaen tidak bersedia memberikan jaminan jika penjadwalan pelantikan wali kota dan wakil wali kota Pematang Siantar terpilih itu akan benar-benar teralisasi "Itu yang terjadwalkan," katanya. Meski demikian, ia menyatakan penjadwalan itu cukup kuat karena ditetapkan melalui rapat koordinasi yang diikuti usur muspida, termasuk seluruh ketua fraksi dan ketua komisi DPRD Kota Pematang Siantar. Silaen juga menyatakan tidak ada yang perlu dikhawatrikan terkait rencana pelantikan tersebut, karena semua pihak sudah setuju. Namun ketika dipertanyakan tentang pimpinan sidang paripurna pelantikan tersebut, Hasiholan Silaen menyatakan diserahkan kepada salah seorang wakil ketua DPRD Pematang Siantar. Ketika dipertanyakan penyebab sidang paripura itu tidak dipimpin Ketua DPRD Pematang Siantar Marulitua Hutapea, Asisten Pemerintahan Pemprov Sumut itu menyatakan hal tersebut disebabkan kekurangsediaan yang bersangkutan. "Beliau (Ketua DPRD Pematang Siantar Marulitua Hutapea) tidak berkenan memimpin sidang. Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini menjadi berkenan," katanya. Sebelum Hasiholan Silaen memberikan keterangan, terlihat beberapa anggota DPRD Pematang Siantar yang keluar dari ruangan rapat menggerutu dan mengeluarkan kalimat protes atas hasil yang ditetapkan. Namun Silaen membantah jika ada yang tidak puas dengan hasil rapat koordinasi itu. "Tidak ada yang memanas, semuanya tenang," katanya. (an)
BERITA TERKAIT:
|