Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kamis, 09 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Parasetamol Bisa Menimbulkan Asma
NET
Paracetamol
LONDON (EKSPOSnews): Para remaja yang terbiasa mengkonsumsi parasetamol  akan beresiko dua kali lebih besar menderita asma. Parasetamol dikenal sebagai obat analgesik dan  antipiretik yang populer dan digunakan untuk melegakan sakit kepala, sakit ringan, dan demam.

Hal itu diungkapkan berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Medical Research Institute of New Zealand. Penelitian melibatkan 300.000 remaja berusia 13 dan 14.

Hasil penelitian menunjukkan mereka yang mengonsumsi parasetamol sebulan sekali, 2,5 kali lebih mungkin untuk terserang asma dibandingkan mereka yang tidak pernah mengonsumsinya. Dan orang-orang yang menggunakannya sekali dalam setahun, 50 persen lebih mungkin untuk terserang asma.
 
Meskipun para peneliti tidak dapat menjelaskan secara rinci parasetamol menyebabkan peningkatan risiko asma, eksim dan alergi hidung, mereka menyatakan bahwa obat penghilang rasa sakit itu mungkin mengganggu sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan peradangan di saluran udara.

Dr Richard Beasley, seorang peneliti mengungkapkan parasetamol begitu banyak digunakan. Setengah dari kasus-kasus asma berat mungkin dapat dicegah jika parasetamol dihindari.

"Jumlah penduduk  yang mengalami gejala asma parah saat ini sekira 40 persen, dan bila parasetamol dapat dihindari maka akan berdampak signifikan bagi kesehatan masyarakat," katanya. (time of india)



Share |
BERITA TERKAIT:
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb