- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Thailand Mulai Bidik Pasar Kesehatan Sumut
MEDAN (EKSPOSnews): Minat masyarakat Sumut berobat ke luar negeri membuat rumah sakit di Thailand membidik pasar Sumatra Utara.
Direktur Bangkok Hospital Phuket Kongkiat Kespechara mengatakan sekitar satu juta orang asing datang ke Thailand untuk menikmati pelayanan kesehatan. Dengan kerj asama ini, lanjut dia, dari 500 ribu orang Indonesia yang berobat ke luar negri ditargetkan sekitar satu persen datang ke Bangkok Hospital. “Ini kunjungan pertama kali ke Indonesia, khususnya Sumut. Perdagangan bebas yang akan dilakukan dalam dua tahun ke depan akan meningkatkan jumlah masyarakat dari Thailand maupun Indonesia dalam melakukan perjalanan. Tidak hanya menawarkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, ke depannya kami akan mempromosikan pariwisata Indonesia kepada para turis yang datang ke Phuket,” ujarnya kepada wartawan di Medan, Kamis 2 September 2010. Menurut data Bangkok Hospital pada 2009, negara yang paling banyak memanfaatkan fasilitas kesehatan di Thailand adalah Inggris mencapai 9.300 orang, Australia mencapai 5.200 orang, dan Jerman sekitar 4.700 orang. “Karena belum adanya masyarakt Indonesia yang datang, jadi kami melakukan kerja sama ini. Orang Indonesia pastinya mencari pelayanan kesehatan yang lebih baik mengingat harga obat yang lebih murah maupun disiplin pegawai kesehatan kami lebih terlatih,” ujarnya. Ketua Kadin Sumut, Irfan Mutyara mengatakan, dalam kerangka IMT-GT, industri kesehatan termasuk salah satu yang dikembangkan. “Memang disadari kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia masih jauh ketinggalan jika dibandingkan dengan ketiga negara dalam IMT-GT. Dengan melakukan kerjasama seperti ini akan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan . Seperti ke depannya Bangkok Hospital akan melakukan pertukaran tenaga kesehatan yang dapat dijadikan bahan pelajaran untuk industri kesehatan,” ujarnya. Kongkiat menambahkan, setelah Tsunami yang lalu, industri pariwisata Thailand memang jatuh drastis. Namun berbagai usaha yang dilakukan antara lain membangun pelayanan kesehatan dengan serius akhirnya menjadikan Phuket tidak hanya sebagai pusat industri pariwisata, tetapi juga industri kesehatan. “Saat ini Thailand termasuk pusat industri kesehatan dunia,” ujarnya. (an)
BERITA TERKAIT:
|