Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Senin, 06 Februari 2012
Follow: 
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Frost&Sullivan Awards 2011
SPBU Hangus Terbakar di Rantauprapat
Ruwatan Kemerdekaan di Jembatan Merah
Aksi FAM Unair: Usut Tuntas Kasus Korupsi
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Soal Lapindo
Aksi Peringatan Harkitnas FAM Unair dengan Memanjat Patung Gubernur Suryo
Doa Bersama FAM Unair di  Makam WR Supratman
Aksi  Forum Advokasi Mahasiswa Universitas Airlangga Tolak Skema Baru Biaya SP3 Unair
Polisi Razia Tempat Hiburan Medan
Mengapa Wanita Memilih Banyak Pasangan?
AUSTRALIA (EKSPOSnews): Wanita yang tampak bagus secara genetik, memiliki lebih banyak pasangan seksual. Benarkah? Para ilmuwan telah menemukan hubungan antara beragam gen wanita secara genetis dengan tingginya jumlah pasangan seksual.

Sebuah studi baru dari Western Australia telah menunjukkan bahwa serangkaian gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh, mungkin dapat menjelaskan mengapa beberapa wanita lebih berhasil menarik perhatian secara seksual daripada wanita lainnya.
 
Profesor Leigh Simmons, dari University of Western Australia, mengatakan beragam set gen ini menguntungkan. Karena itu berarti seseorang memiliki lebih banyak pertahanan terhadap penyerangan kuman. Selain itu, gen diharapkan dapat membuat wanita lebih menarik bagi calon pasangan.

“Ketika mencari pasangan, orang secara tidak sadar mencari seseorang dengan gen yang berbeda dari mereka sendiri untuk membuat anak-anak dengan banyak keanekaragaman genetik,” kata Profesor Simmons.

Lebih lanjut, Profesor Simmons menjelaskan bahwa kelompok gen tertentu yang disebut MHC – gen penunjuk jalan dari sistem kekebalan tubuh - yang sebelumnya telah menunjukkan dapat mempengaruhi dalam memilih pasangan.

Untuk menguji apakah keragaman genetik ini mempengaruhi jumlah pasangan seksual seseorang, Profesor Simmons dan rekan-rekannya menilai variabilitas genetik dari 74 wanita dan meminta mereka untuk mengisi kuesioner mengenai kehidupan seks mereka.

Setelah menghapus bias yang terkait dengan usia dan sikap seksual, Profesor Simmons menemukan bahwa wanita yang memiliki lebih banyak variabilitas genetik MHC, dilaporkan lebih kompleks dalam memiliki pasangan seksual selama masa hidup mereka.

Jumlah pasangan diperkirakan oleh variabilitas genetik, jelas Profesor Simmons, yang penelitiannya diterbitkan dalam jurnal, Animal Behavior. (The Sydney Morning Herald)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb