- Home
- Nasional
- Politik
- Ekonomi & Keuangan
- Hukum & Kriminal
- Agribisnis
- Olahraga
- Hiburan
- Ragam
- Gallery
- Pilkada
- Index

|
||
|
Jamsostek Bantu Pemerintah Tekan Kemiskinan
MEDAN (EKSPOSnews): Kepala Kantor Wilayah I PT Jamsostek (Persero) Herry Herland menegaskan manajemen Jamsostek Wilayah I Sumbagut berupaya keras memperluas kepesertaan jamsostek karena merupakan bagian dari pengentasan kemiskinan dalam membantu program pemerintah di daerah ini.
“Semakin banyak peserta jamsostek, kemiskinan dapat ditekan karena sebagian masalah sosial yang membuat masyarakat miskin dapat ditanggulangi,” katanya kepada Wartawan, kemarin. Herry Herland memaparkan target kepesertaan 2.126 perusahaan, sedangkan tenaga kerja program A meliputi jaminan hari tua, jaminan kematian dan jaminan kecelakaan sebanyak 137.848, jaminan pelayanan kesehatan 66.589, jasa konstruksi 651.860, tenaga lepas 8.797 dan usaha perorangan 9.752. Menurut dia, PT Jamsostek Wilayah I Sumbagut (NAD, Sumut, Sumbar) tahun ini target kepesertaan perusahaan dan karyawan serta iuran meningkat 20 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu. “Iuran direncanakan masuk Rp690 miliar dari para peserta jamsostek. Target iuran ini merupakan dana titipan peserta yang pada saatnya nanti akan dikembalikan setelah memenuhi persyaratan sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku,” ujarnya kepada wartawan di Medan kemarin. Kakanwil yang didampingi Pelaksana Kabag Pengendalian Operasi Ramdhoni dan Humas Sanco Manullang menegaskan dua program utamanya pada 2010, yakni meningkatkan pelayanan dan menambah kepesertaan. "Kami mengangkat agen-agen khusus, dari lembaga-lembaga nonperusahaan, untuk tahun ini melakukan sosialisasi sekaligus memperluas kepesertaan ke lembaga keagamaan seperti HKBP (Huria Kristen Batak Prostestan) yang memiliki jemaat 4 juta orang di Indonesia,” ujar Herry. Agen khusus menurut Herry bertugas menyosialisasikan program jamsostek, baik bagi peserta dan calon peserta. Ke depan, agen ini akan ditambah, baik dari lembaga keagamaan lainnya, seperti pesantren, juga dari organisasi masyarakat. "Kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial masih perlu ditingkatkan,"tuturnya. Selain itu, lanjutnya, Jamsostek juga tahun ini menambah 5 outlet dalam rangka meningkatkan pelayanan dan menambah kepesertaan. Daerah yang menjadi priorotas utama, paparnya, yakni di Labuhanbatu, Simalungun, Padangsidimpuan, Siborongborong, dan Pasaman Barat. Outlet ini bisa melayani klaim, kepesertaan, dan informasi jamsostek. Kanwil Jamsostek Wilayah I membawahi 14 cabang yang tersebar di provinsi Aceh, Sumut, dan Sumatra Barat. Herry juga menyatakan tekadnya untuk melakukan percepatan pelayanan. "Aturan dalam Jamsostek sebenarnya 30 hari pencairan klaim, setelah berkas lengkap. Kami akan meningkatkannya menjadi enam hari, bahkan naik menjadi satu hari, dengan catatan, semua berkas yang dibutuhkan sudah lengkap,"tegasnya.(rel)
BERITA TERKAIT:
|