Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Dana Tunjangan Profesi Guru di Taput Dipotong
TARUTUNG (EKSPOSnews): Sejumlah guru di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumut mengeluh karena tunjangan profesi guru Tahun Anggaran (TA) 2009 dipotong kepala sekolah dan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPT) Dinas Pendidikan (Disdik).

Jumlah potongan mulai Rp50.000–Rp100.000, tergantung golongan para guru. Pemotongan tunjangan ini mendapat protes dari para guru karena tanpa alasan yang jelas dan telah mengakibatkan pendapatan para guru berkurang.

“Pemotongan dana tersebut dilakukan dengan alasan biaya makan-makan. Namun, uang untuk makan-makan siapa, kami kurang tahu,”papar para guru yang berasal dari SD,SMP,dan SMA tersebut kepada wartawan. Para guru yang tidak mau disebutkan identitasnya itu menyebutkan dana tersebut diberikan pemerintah pusat pada TA 2009 sebesar Rp250.000 per guru setiap bulan.

Dana itu dicairkan sekaligus untuk setahun atau terhitung 12 bulan. Namun,menurut para guru,dalam pencairan dana tunjangan profesi guru tersebut baru-baru ini,kepala sekolah yang disebut-sebut bekerja sama dengan Kepala UPTD Pendidikan melakukan pemotongan dana tunjangan Rp50.000 dari setiap guru golongan III dan IV, sedangkan para guru golongan II dipotong Rp100.000.

“Dalam peraturan tidak ada pemotongan terhadap tunjangan tersebut, kecuali pajak penghasilan (PPh) untuk golongan III dan IV sebesar 15%.Sementara itu,kami golongan II pun ikut dipotong secara bervariasi antara Rp50.000–Rp100.000 per guru,”paparnya.

Secara terpisah, di Kecamatan Siborongborong, sejumlah guru yang dihubungi membenarkan adanya pemotongan terhadap dana tunjangan profesi guru itu.

“Kami tidak mengetahui mau dikemanakan dana potongan tersebut,”ujarnya. Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Siborongborong Sunaryo Sipahutar yang dihubungi wartawan melalui ponsel membantah pernyataan para guru yang mengaku dana tunjangan profesi itu dipotong UPTD Pendidikan.

Walaupun ada pemotongan, biar saja para kepala sekolah ditangkap,” paparnya. Sunaryo menambahkan bahwa dia telah mencoba mencari bukti atas kabar adanya pemotongan dana tunjangan profesi guru itu di lingkungan para kepala sekolah.

Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Tarutung T Sihombing dan Kepala UPTD Pendidikan Pagaran S Manurung tidak berhasil dihubungi melalui ponselnya untuk mempertanyakan masalah pemotongan dana tunjangan profesi guru tersebut.

Berdasar data yang diperoleh dari Dinas Pendidikan Pemkab Taput, jumlah guru yang mendapat dana tambahan tunjangan profesi sebanyak 3.360,yang terdiri atas 10 guru TK, 2.494 guru SD, 891 guru SLTP, 13 guru SLB,381 guru SMA 381,dan 194 guru SMK.

Jumlah dana yang diterima Disdik Pemkab Taput dari Dinas Pengelola Kekayaan dan Aset Daerah Pemkab Taput sebesar Rp10,242 miliar untuk para guru PNS nonsertifikasi di Taput.Jika diakumulasikan, di antara 3.360 guru yang mendapat dana tambahan tunjangan masing-masing sebesar Rp3 juta, akan membutuhkan dana Rp10,080 miliar. Dengan begitu, masih ada sisa dana tambahan di Disdik Pemkab Taput yang tidak tersalur sebesar Rp162,75 juta. (erwin)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb