Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Calon Kapolri, Kok Baru Sekarang Lapor Kekayaan?
JAKARTA (EKSPOSnews): Dua nama yang disebut-sebut sebagai calon Kepala Kepolisian RI mulai melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua orang itu adalah Inspektur Jenderal Timur Pradopo dan Inspektur Jenderal Imam Sudjarwo.

"Setahu saya yang mewakili TP (Timur Pradopo) yang melapor," kata Direktur LHKPN KPK, Cahyo Hardianto Radefa.

Namun, KPK melihat laporan kekayaan dari Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya itu masih kurang. "Sepertinya masih ada kekurangan dokumen pendukung sehingga kita akan menyurati untuk segera melengkapinya," jelas Cahyo.

Selain Timur, KPK juga sudah menerima pelaporan kekayaan dari Imam Sudjarwo. Seperti halnya Timur, laporan dari Kalemdikpol juga dirasa belum lengkap. "IS (Imam Sudjarwo) juga seperti itu," ujarnya.

Saat ditanya apakah Komisaris Jenderal Nanan Soekarna sudah melaporkan kekayaan, menurut Cahyo, Irwasum Mabes Polri itu belum melaporkannya. Nanan diketahui melaporkan kekayaannya pada saat menjabat Kapolwil Bogor pada 2002.

Harta Nanan pada 2002 diketahui berjumlah Rp893.765.926 dan US$50 ribu. Nanan juga diketahui memiliki harta berupa giro sebesar Rp73.935.926, harta bergerak lainnya Rp64 juta, logam mulia Rp32.250 ribu, alat tranportasi Rp235 juta, dan tanah bangunan Rp488.580 juta. (vn)


Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb