Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Kamis, 09 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Situs Kota China Jadi Tempat Praktik
Kota China Medan
MEDAN (EKSPOSnews): Situs Kota China yang merupakan peninggalan Kerajaan Aru abad ke-13 dijadikan sebagai lahan praktik arkeologi jurusan Sejarah dan Antropologi Universitas Negeri Medan (Unimed).

"Upaya ini ditempuh dalam rangka aktualisasi pembelajaran arkeologi sekaligus meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap situs Kota China. Situs yang terletak di kelurahan Paya Pasir kecamatan Medan Marelan, Kota Medan merupakan salah satu situs yang menjelaskan cikal bakal berdirinya kota Medan," kata Kepala Pusat Studi Sejarah dan ilmu-ilmu sosial (Pussis) Universitas Negeri Medan (Unimed), Ichwan Azhari, di Medan, Minggu (7/3).

Ia mengatakan disitus tersebut saat ini juga terdapat Museum situs (Site museum) yang dikembangkan oleh Pussis-Unimed, berupa bangunan sederhana yang terbuat dari kayu kelapa, dinding tepas dan atap rumbia berukuran 12 x 10 meter.

Artifak yang dijadikan koleksi museum itu merupakan temuan-temuan praktek ekskavasi mahasiswa di Situs kota China maupun pengupayaan replika archa Siwa, Laksmi dan Budha yang dipesan khusus dari Trowulan.

"Dewasa ini ketiga arca tersebut telah ada di museum situs Kota China," katanya.

Selain menjadi lahan praktek arkeologi mahasiswa, Pussis-Unimed juga mengembangkan program Wisata Sejarah dan Budaya (historical and cultural tours) yang bermanfaat untuk memberikan pengenalan Situs Kota China terhadap masyarakat, maupun mahasiswa serta pelajar yang ada di Kota Medan.

Salah satu tujuan program wisata ini, disamping memperkenalkan situs Kota China kepada masyarakat umum, juga demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap arti penting situs pada masyarakat masa kini.

Dengan demikian, semakin intensnya program wisata ini sekaligus menciptakan generasi yang sadar terhadap situs sejarah sehingga dalam periode-periode kedepan akan lahir generasi-generasi ataupun pemimpin yang tidak akan menghancurkan peninggalan-peninggalan sejarah.

Selain itu, Pussis-Unimed hingga kini masih terus mengkaji pelaksanaan Wisata Sejarah ini sebagai sebuah model pembelajaran sejarah maupun strategi untuk memperkenalkan situs terhadap masyarakat.

Pengembangan itu mencakup penatalayanan maupun menambah koleksi seperti pengupayaan replika keramik, tembikar dan lainnya.

"Hal ini dilakukan sehingga kekayaan museum Situs Kota Cina dapat ditingkatkan sekaligus menambah daya tarik masyarakat ke Situs Kota China," katanya.

Staf peneliti Pussis Unimed, Erond Damanik, mengatakan, hingga kini tercatat sejumlah sekolah di Medan telah melakukan wisata sejarah bersama dengan Pussis-Unimed.

Diantaranya adalah SMA Negeri 5 Medan, pelajar Medan International School, SMA Negeri 1 Medan, SMA Negeri 14 Medan, SMA Amir Hamzah, Madrasah Aliyah Institut Agama Islam Negeri (MAL-IAIN) Medan yang hingga sudah berjumlah 533 orang siswa.

"Demikian pula kedepannya, Pussis-Unimed akan tetap mengembangkan program wisata ini dengan menjalin kerjasama dengan pihak sekolah di Medan dan Sumatera Utara," katanya.

Ia mengatakan, wisata sejarah dilakukan setelah pengenalan program wisata yang dilakukan oleh Pussis-Unimed kepada pihak sekolah, terkait dengan tujuan dan mekanisme pelaksanaan.

Jumlah siswa yang diperkenankan dalam satu program wisata maksimal 120 orang yang bertujuan untuk pencapaian hasil yang maksimal.

Dalam program ini, kepada siswa diberikan informasi seputar Situs Kota Cina seperti catatan awal tentang Situs Kota China, masa perkebunan pengusaha Belanda, ekskavasi dan penelitian Situs Kota China, artifak tinggalan Situs Kota China, kondisi masa kini serta arti pentingnya dalam pembelajaran Sejarah.

"Setelah mendapatkan penjelasan wisata di museum situs Kota China, dilanjutkan dengan peninjauan kotak-kotak gali di Kota China, Toapekong China, batu berfragmen candi maupun meninju Danau Siombak," katanya. (an)

Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb