Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Wanita Penderes Karet di Asahan Tewas Dibantai di Kebunnya
KISARAN (EKSPOSnews): Samin, 58, warga Dusun II, Desa Manis, Kecamatan Tanah Rakyat, menemukan istrinya Tumira, 54, tewas di bawah pohon karet kebunnya sendiri, Rabu 1 September 2010 sekitar pukul 14.30 WIB.

Tumira yang sehari-hari bekerja menyadap pohon karet ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan luka robek pada bagian belakang telinga dan luka memar pada bagian wajahnya. Pada insiden itu, uang milik korban Rp7 juta dan perhiasan emas seberat 5 mayam raib.
Kematian Tumira dianggap tidak wajar, para tetangga korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Pulau Raja. Tidak terlampau lama tampak Personil Polsek Pulau Raja yang dipimpin langsung Kapolsek, AKP Abdul Rahman Siregar tiba di rumah duka.

Kepada petugas, Samin mengatakan, seperti biasa, setiap pagi istrinya berangkat ke kebun untuk menyadap karet yang jaraknya sekitar 300 meter dari kediamannya. Namun, hingga pukul 14.00 WIB, istrinya belum juga pulang ke rumah. Karena merasa curiga, Samin menyusul ke kebun karet miliknya.

Samin berusaha memanggil istrinya. Karena tidak ada sahutan, membuat Samin semakin bertambah curiga. Setelah berputar-putar di sekitar kebunnya, akhirnya Samin menemukan istrinya sudah tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa lagi dan didapati luka robek pada bagian belakang telinga dan memar pada wajah.

Samin mengatakan, sesaat sebelum berangkat ke kebun, istrinya membawa kalung emas seberat 5 mayam dan uang kontan sekitar Rp7 juta.

"Istriku selalu membawa emas dan uang kontan di dalam kantongan kain yang diletakkan di bagian pinggangnya," ucap Samin.
Kapolres Asahan, AKBP J Didiek DP melalui Kasat Reskrim AKP Yoris Nasution didampingi Kapolsek Pulau Raja, AKP Abdul Rahman Siregar membenarkan ada kejadian dugaan pembunuhan terhadap seorang wanita yang ditemukan tewas di bawah pohon karet miliknya. "Kami belum bisa memastikan apakah kematiannya merupakan korban perampokan dengan kekerasan atau pembunuhan," ujar Siregar. (ma)


Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb