Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Aparat Sibuk Mengamankan Presiden, Perampokan Bersenpi di Medan terjadi lagi
MEDAN (EKSPOSnews): Perampok tampaknya benar-benar paham mengenai kondisi aparat keamanan di daerah ini. Ketika aparat kepolisian dan TNI bertugas mengamankan kedatangan Presiden SBY ke Sumut, saat itulah perampok beraksi dan menunjukkan dirinya.

Perampokan bersenjata api (bersenpi) kali ini terjadi terhadap pengusaha properti, David, 61, warga Jalan Saijah No 14, Kelurahan Hamdan,Kecamatan Medan Maimun,keamrin.

Lima pelaku menyatroni rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB dengan menggunakan senpi jenis FN. Dalam aksinya, pelaku menyekap istri korban Sutini, 57, dan pembantunya Sarmi, 65. Korban merugi sekitar Rp600 juta yang terdiri dari barang-barang berharga.

Perampokan terjadi saat David bersama istri dan anaknya beserta dua pembantunya sedang berada di rumah. Kelima pelaku datang ke rumah korban mengendarai Kijang Innova hitam.

Mereka masuk ke dalam rumah berpura-pura bertamu. Sarmi, seorang pembantu yang membukakan pintu rumah, menjadi korban pertama yang disekap pelaku. Selanjutnya, pelaku menyekap Sutini, 57, istri pemilik rumah. Para pelaku menodongkan pistol dan mengikat kedua korban sehingga tak dapat berkutik. Sementara itu, David dan anaknya, Steven, 31, serta seorang pembantu lainnya yang berada di lantai dua diancam pelaku menggunakan pistol dan senjata tajam.

Saat korban tak berdaya, para pelaku menggasak harta benda dan uang milik korban. Barang berharga,seperti perhiasan,emas, berlian, jam, kartu kredit, ponsel, uang tunai Rp100 juta disikat habis oleh korban. “Pelakunya ada sekitar lima orang, pakai pistol menodongkannya di kepala saya. Mereka masuk rumah berpura-pura mau bertamu. Pelaku juga sempat menyekap ibu sama saya,” ujar Sarmi.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsekta Medan Kota Iptu Sangkot Simaremare masih menyelidiki kasus ini.“Nanti akan ditindaklanjuti,” tandasnya.

engenai keberadaan senpi yang digunakan pelaku, hingga sekarang belum dapat dipastikan. “Ya belum tahu, bisa saja pistol mainan,” tandasnya. (osm)


Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb