Media, Indonesia, berita Indonesia, foto Indonesia, portal Indonesia, berita terkini, berita ekonomi, berita bisnis, berita olahraga, berita hiburan, berita lingkungan, berita politik, rss feed, galeri foto,medan kini,terkini,medan, sumatera utara,sumut,nasional,ekonomi,sosial,budaya
Jum'at, 10 Februari 2012
Follow: 
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Penyerahan Bantuan Program Bina Lingkungan PTPN IV tahun 2012
Peninjauan Lapangan
Penghargaan
Telkomsel Sediakan Fasilitas Download Lagu Sepuasnya
Volume Ekspor CPO Sumut Meningkat 18 persen
MEDAN (EKSPOSnews): Meski harga jual minyak sawit mentah di pasar internasional akhir pekan ini sedikit tertekan menjadi 900 dolar AS per metrik ton, tetapi volume ekspor terus meningkat atau sudah naik 18,05 persen dibandingkan Januari-Juli 2009.

"Penurunan harga sudah diperkirakan sejak awal. Tetapi seperti prakiraan sebelumnya, harga masih di kisaran 800-900 dolar AS per metrik ton dan diduga bisa naik lagi usai Idul Fitri," kata eksekutif PT Asian Agri, Laksamana Adiyaksa, di Medan, belum lama ini.

Harga CPO yang sebesar 900 dolar AS per metrik ton dimana nilai tukar kurs Rp9.000 per dolar AS, dinilai masih lumayan menguntungkan.

Selain dipicu agak lesunya transaksi di pasar pada awal Ramadhan, pedagang melakukan aksi melihat pegerakan harga minyak bumi dan minyak nabati lainnya seperti kedele yang berfluktuasi.

"Tetapi harga diperkirakan menguat lagi karena kekeringan terjadi di Amerika Serikat yang membuat produksi kedele di kawasan itu terganggu," katanya.

Harga CPO yang bertahan menguat itu terjadi karena pasar tetap membutuhkan CPO seperti China yang dewasa ini sedang melakukan pembelian banyak untuk stok akhir tahun,

Pembeli dari Pakistan dan India juga masih akan membeli CPO lebih banyak menyusul masuknya Idul Fitri serta Depawali.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Alimuddin Sidabalok menyebutkan, pada Janauri-Juli, nilai ekspor lemak dan minyak hewan/nabati Sumut mencapai 1,678 miliar dolar AS atau naik 18.05 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang 1,422 miliar dolar AS.

Pada Juli-pun, nilai ekspor terlihat menguat 33,72 persen dari posisi Juni atau mencapai 234,737 juta dolar AS. (an)


Share |
Leave your comment.
Name*:
Email*:
Website:
Comment*:
: * Type the captcha!
Mobile Version | Profile | Kontak | Iklan | Disclaimer | RSS
Copyright eksposnews.com © 2009-2012
All Rights Reserved. design by. arieweb